Menjadi Lengah

Lucu sekali. Begitu Bapak mengatakan akan berangkat lebih lambat, ternyata kita semua tak bisa tetap selesai seperti ketika Bapak berangkat seperti biasa. Semestinya kalau kita tetap bisa bertahan pada jadwal biasa, maka akan ada waktu luang buat kita manfaatkan bermain bersama di taman. Bukan hanya itu, Si Sulung malah terlambat ke sekolah! Padahal kalau Bapak biasanya berangkat normal, Si Sulung malah punya kesempatan untuk bermain dulu sebelum jam pertama belajar dimulai.
Pada setiap satuan waktu, di situlah terbangun kesempatan buat anak-anak mengembangkan otak dan kepribadiannya. Nah, bila kita tidak waspada terhadap sifat-sifat waktu, maka anak-anak kita juga mungkin akan kehilangan banyak peluang belajar dan berkembangnya.


0 Comments:
Post a Comment
<< Home