Mottainai Obaasan
Itu adalah cerita tradisional Jepang tentang seorang nenek (obaasan) yang selalu berkomentar, "mottainai" (sia-sia). Salah satu bagiannya adalah nasehat sang nenek pada cucunya agar kalau mau sikat gigi, tampung dulu airnya di gelas, jangan biarkan mengalir terus dari keran. Agar airnya tidak mottainai. Sang Nenek juga berkata "mottainai" saat melihat di piring cucunya ada beberapa butir nasi tersisa. Juga mengatakan kata ajaibnya itu, waktu kulit jeruk mau dibuang. Katanya, kulit itu bagus dimasukkan ke dalam kolam mandi (ofuro), wanginya menyegarkan (jadi ingat spa/aromaterapi). Terakhir, ketika cucunya mau membuang pensil-pensil warnanya yang sudah pendek-pendek. Sang nenek mengambilnya, megikatnya jadi satu dengan isolasi, dan menjadi pensil warna-warni pelangi.
Televisi pemerintah Jepang, banyak sekali berisi pendidikan moral seperti ini. Tanpa dijedai iklan yang menyesatkan dan membodohkan.
Jangan pikirkan sesuatu yang jauh dan di luar jangkauan : sikap pemerintah negara kita. Tapi mari pikirkan bagaimana kita mendidik anak-anak kita sendiri.


0 Comments:
Post a Comment
<< Home